Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

21 Puisi Cinta Penuh Makna, Romantis dan Menyentuh Hati

21 Puisi Cinta Penuh Makna, Romantis dan Menyentuh Hati
Unsplash.com/Thought Catalog
Share Article

"Jatuh cinta, berjuta rasanya" begitu kata banyak orang. Ada banyak ungkapan yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan kala jatuh cinta dengan seseorang. Ada yang bilang seperti ada kupu-kupu dalam perut yang membuatnya merasa lucu dan aneh.

Ada yang bilang jika detak jantung menjadi nggak karuan ketika melihat orang yang disukai. Ada yang bilang jatuh cinta membuat semua yang terlihat saat itu menjadi begitu indah. Apa yang kamu rasakan saat sedang jatuh cinta, Bela?

Ingin sekali rasanya dapat menggambarkan perasaan jatuh cintamu pada orang yang kamu sukai agar ia tahu kalau dirinya dapat membuatmu merasakan berbagai macam emosi.

Tapi bagaimana? Salah satu caranya, dengan puisi cinta penuh makna yang romantis. Ini inspirasi puisi jatuh cinta yang dapat kamu berikan pada orang yang kamu suka.

  1. 1. Aku Ada -Dewi Lestari

    unsplash.com/Thought Catalog
    unsplash.com/Thought Catalog

    Memanggil namamu ke ujung dunia 

    Tiada yang lebih pilu 

    Tiada yang menjawabku selain hatiku

     

    Dan ombak berderu 

    Di pantai ini kau slalu sendiri 

    Tak ada jejakku di sisimu 

    Namun saat ku tiba 

    Suaraku memanggilmu akulah lautan 

     

    Ke mana kau s'lalu pulang 

    Jingga di bahuku 

    Malam di depanku 

    Dan bulan siaga sinari langkahku 

     

    Ku terus berjalan 

    Ku terus melangkah

    Kuingin kutahu engkau ada 

    Memandangimu saat senja

    Berjalan di batas dua dunia

     

    Tiada yang lebih indah

    Tiada yang lebih rindu

    Selain hatiku

    Andai engkau tahu

    Di pantai itu kau tampak sendiri

    Tak ada jejakku di sisimu

     

    Namun saat kau rasa

    Pasir yang kau pijak pergi akulah lautan

    Memeluk pantaimu erat

    Jingga di bahumu

    Malam di depanmu

     

    Dan bulan siaga sinari langkahmu

    Teruslah berjalan

    Teruslah melangkah

    Ku tahu kau tahu aku ada

  2. 2. Inikah Jatuh Cinta -Anonim

    Pancaran indah dari manik matamu

    Setiap kedipan dan lirikan itu membutakan mata hati ini

    Bagai kilatan petir yang membelah bumi

     

    Aku terpanjat

    Sesaat dunia seakan berhenti berotasi pada porosnya

    Sangking terkersima pesona indahmu

    Aku terjatuh dalam lubang cinta bak palung laut terdalam

    Takjub akan kelembutan dan keanggunanmu

    Mata ku memandangmu seakan makhluk sempurna

    Sesaat setelah itu terjadi

     

    Aku pun bertanya-tanya

    Inikah jatuh cinta

    Pada kamu yang belum aku ketahui namanya

    Cinta pandangan pertama atau detik selanjutnya

    Aku tak mengerti

    Lidahku seakan kelu otakku seakan buntu

    Bolehkah mengenalmu

    Rasa ingin merengku dan mengisi hatimu

  3. 3. Tentang Cinta -Anonim

    Sepanjang hari selalu bayangmu terlintas dalam pikiranku

    Entah mengapa kamu seakan menjelma seperti hantu

    Kini aku ingin menuliskan sepenggal puisi

    Tentang cinta kepadamu beserta rindu

    Aku malu

    Bahkan sejuta syair indah tak mampu menggambarkan rasa ini terhadap dirimu

    Jemari ku seakan berhenti menulis

    Ketika menemukan kata ‘CINTA’

    Lalu ku sambung kembali kata-kata indahnya

    Tentang cinta yang aku miliki

    Ingin ungkapkan ‘AKU MENYAYANGIMU’

    Cukup dengan bisikan perlahan

    Aku pun tahu tidak sanggup menahan cinta ini

    Terkenang saat kau balas dengan nada manja

    Sambil tertunduk malu-malu kau berkata ‘AKU JUGA MENYAYANGIMU’

     

    Setelah saat itu aku sadar

    Serta bersyukur kepada Sang Pencipta alam semesta

    Mulai hari itu aku memberi waktu untuk hati

    Agar belajar memaknai bahasa hatimu

  4. 4. Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta -Aan Mansyur

    pexels.com/freestocksorg
    pexels.com/freestocksorg

    Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta 

    Kau melihat langit membentang lapang 

    Menyerahkan diri untuk dinikmati, tapi menolak untuk dimiliki 

     

    Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta, 

    Aku melihat nasib manusia

    Terkutuk hidup di bumi 

    Bersama jangkauan lengan mereka yang pendek 

    Dan kemauan mereka yang panjang 

     

    Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta, 

    Kau bayangkan aku seekor burung kecil yang murung 

    Bersusah payah terbang mencari tempat sembunyi 

    Dari mata peluru para pemburu 

     

    Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta 

    Aku bayangkan kau satu-satunya pohon yang tersisa 

    Kau kesepian dan mematahkan cabang-cabang sendiri 

     

    Ketika ada yang bertanya tentang cinta, 

    Apakah sungguh yang dibutuhkan adalah kemewahan kata-kata 

     

    atau cukup ketidaksempurnaan kita? 

  5. 5. Sebatas Angan -NRML

    Teruntuk kamu yang ku kagumi

    Entah bagaimana rasa ini harus terungkap

    Semua hanya berkecamuk dalam hati

    Tanpa mau keluar dalam gelap

     

    Aku mampu berkata namun hanya dalam sunyi

    Sebenarnya aku tak mau berharap

    Terlalu sakit jika hanya aku yang menginginkanmu

    Saat ku tahu benar kau takkan pernah sadari

     

    Teruntuk kamu yang menjadi doaku di malam hari

    Entah bagaimana aku harus bertindak

    Bak hujan yang datang dengan kilat

    Tiba tiba mengingat harap padamu membuatku sesak

     

    Aku mampu menyembunyikan rasa

    Namun tak untuk selamanya

    Kelak, jika Tuhan berkehendak

    Kau akan tahu alasanku masih tetap berpijak

  6. 6. Pujaan Hati -Abdul Zaelani

    Indah wajahmu menghiasi hari

    Senyum manismu meluluhkan hati

    Hari demi hari terasa sepi

    Bila tawamu tak mengiringi

    Tetaplah menjadi penenang hati

    Karena bagiku kau begitu berarti

     

    Ku mohon…

    Jangan pernah berniat tuk pergi

    Ataupun rasa untuk membenci

    Karena ku ingin kau tetap di sini

    Menemani…

    Menjaga hati yang telah kau kunci

  7. 7. Barangkali Telah Kuseka Namamu -Goenawan Mohamad

    Unsplash.com/Ksenia Makagonova
    Unsplash.com/Ksenia Makagonova

    Barangkali telah kuseka namamu 

    dengan sol sepatu 

    Seperti dalam perang yang lalu 

    kauseka namaku 

     

    Barangkali kau telah menyeka bukan namaku 

    Barangkali aku telah menyeka bukan namamu 

    Barangkali kita malah tak pernah di sini 

    Hanya hutan, jauh di selatan, hujan pagi

  8. 8. Dalam Diam Cinta -Anonim

    Hanya bisa menatapmu dalam diam

    Menunduk menjaga mata yang terasuk

     

    Tak berani bertatap muka

    Dalam diam pun aku menyimpan rasa

     

    Kau dan aku

    Hanya serpihan yang terpendam

    terpisah di jarak tanpa hitungan

    Hingga akhir menjadi suratan

     

    Duhai bidadari

    Aku takut mencintaimu

    Seperti cinta majnun kepada laila

    Aku takut mengharapkanmu

    Seperti harapan romeo kepada juliet

     

    Aku hanya akan diam

    Seperti diamnya Ali untuk Fatimah

    Dalam iman dipertemukan

    Dalam cinta suci dipersatukan

  9. 9. Jatuh Cinta Padamu -Kahlil Gibran

    Mempesonanya kamu

    Menyungging senyummu

    Menghiasi raut wajahmu

    Mendiamkan detak jantungku

    Mataku jadi pencuri senyummu

    Yang menghantam jantungku

    Bingung tak menentu

    Dengan kehadiranmu

    Mungkinkah menerimaku

    Kutakut kehilanganmu

    Bila kau tahu perasaanku

    Yang jatuh cinta padamu

  10. 10. Rasa itu -Anonim

    freepik.com/master1305
    freepik.com/master1305

    Rasa itu menyapaku

    Sejak awal jumpa dirimu

    Terpikat aku akan senyum itu

    Terus membekas dalam pikiranku

     

    Hati ini mulai gelisah

    Risau tak tentu arah

    Saat tak kudapati

    Sosok gadis yang mulai mengisi hati

     

    Tak sabar ku menanti waktu

    Tak lelah aku menunggu

    Ingin lekas jumpa denganmu

    Melepas aroma rindu

    Kepadamu gadis yang  selalu ada dalam benak malamku.

  11. 11. Cinta Telah Tiba -Joko Pinurbo

    Cinta telah tiba 

    sebelum kulihat parasnya 

    di musim semi wajahmu 

    telah menjadi kita dan kata 

    saat kucicipi hangatnya 

    di kuncup rekah bibirmu 

    kian dalam dan tak terduga 

    saat kuarungi arusnya 

    di laut kecil matamu. 

  12. 12. Senja Itu -Anonim

    Di dalam hati ada abjad dan aksara yang merangkai sebuah nama.

    Ada wajah yang terlukis di dalam angan dan impian.

    Ada rasa yang mulai tumbuh perlahan.

    Pada gadis yang kujumpai di kala senja waktu itu.

     

    Aku terjerat oleh senyumannya yang memikat.

    Pesonanya membuatku selalu ingin mendekat.

    Kekaguman membiusku dalam lamunan.

    Tak sanggup lagi berkata-kata.

    Aku telah jatuh pada cinta.

     

    Sungguh aku berharap.

    Dirimu adalah jawaban doa-doa dari jiwa yang merindukan cinta.

    Suatu hari.

    Bersamanya, satu kisah ingin kutuliskan.

  13. 13. Sang Penakluk Cinta - Tiara Mela Sari

    pexels.com/taryn-elliott
    pexels.com/taryn-elliott

    Sulit aku mengartikan rasa ini

    Padahal terlihat jelas di mataku

    Pikiran ku berkata ‘Ya’

    Dan hatiku berkata ‘Tidak’

     

    Saat semua terlukis jelas di hadapanku

    Kau tebarkan beribu kata-kata indah

    Untuk dia, dia.. dan mereka..

     

    Mungkin aku adalah salah satu korban cintamu

    Yang tak mudah untuk menghapus semua

    Memori tentangmu

     

    Kamu benar-benar sang penakluk hatiku..

    Mengaku kalah

    Atas semua yang kau beri

    Bunga, kado, puisi-puisi..

    Semuanya terangkai indah untukku

     

    Kau sang penuluh hatiku

    Aku terbuai dan terluka

  14. 14. Aku Ingin -Sapardi Djoko Damono

    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

    dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu

    kepada api yang menjadikannya abu.

     

    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

    dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan

    kepada hujan yang menjadikannya tiada.

  15. 15. Cintaku Jauh di Pulau -Chairil Anwar

    Cintaku jauh di pulau, 

    gadis manis, sekarang iseng sendiri. 

     

    Perahu melancar, bulan memancar, 

    di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar. 

    Angin membantu, laut terang, tapi terasa

    aku tidak 'kan sampai padanya. 

     

    Di air yang tenang, di angin mendayu, 

    di perasaan penghabisan segala melaju.

    Ajal bertakhta, sambil berkata

    "tujukan perahu ke pangkuan saja". 

     

    Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh! 

    Perahu yang bersama 'kan merapuh! 

    Mengapa ajal memanggil dulu 

    Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?! 

     

    Manisku jauh di pulau, 

    kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri. 

  16. 16. Puber Pertama - W.S Rendra

    Pexels/ Yaroslav Shuraev
    Pexels/ Yaroslav Shuraev

    Gelisahmu adalah gelisahku.

    Berjalanlah kita bergandengan

    dalam hidup yang nyata,

    dan kita cintai.

     

    Lama kita tak saling bertatap mata

    dan maskin mengerti

    tak lagi bisa dipisahkan.

     

    Engkau adalah peniti

    yang telah disematkan.

     

    Aku adalah kapal

    yang telah berlabuh dan ditambatkan.



    Kita berdua adalah lava

    yang tak bisa lagi diuraikan.

  17. 17. Nostalgia - Lilik Joko Susilo

    dinding kamar tak bertuan

    baju, buku, sepatu; itu-itu saja

    tak lagi memicingkan matanya

    dari gambar maya, hingga eksistensi nyata

    di tiap sudut, perasaan hampa seolah diizinkan bermukim:

    – selamanya

     

    semoga masih ada sisa waktu, buat sekadar nostalgia

    karena, detiklah yang menghujam nyata

    dan kenyataanlah, yang memutuskannya

  18. 18. Galau - Iwan Dwi Aprianto

    tirai pekat di balik asa

    logika tak lagi dirasa

    jiwa-jiwa gundah menari digenggam malam

    berbisik tentang keburukan

    inikah galau yang sebagian orang katakan

    ataukah hanya kiasan ketakutan

    entahlah

    mungkin hanya bayangan

    atau sekadar kenangan yang tercampakkan

     

    roh-roh berdiri di antara dua jalan

    bagai lukisan dosa yang nyata

    atau buih-buih di lautan

    yang terkadang ada dan tiada

     

    seperti itulah perjalanan

    bak angin

    dapat dihirup namun tak dapat digenggam

    menyelinap di balik ranting-ranting rapuh

    mencoba dendangkan nyayian bersama dedaunan

    namun, nadanya semakin menambah cekam

    hingga membius logika nyata

     

    sepi dan jengah makin menghantui

    berharap kebaikan

    meski dosa tegak berdiri

    sebagaimana keruh air paling anyir

    tak ada lagi rahasia

    yang ada hanya esok makan apa

  19. 19. Sajak Putih - Chairil Anwar

    Unsplash.com/Thought Catalog
    Unsplash.com/Thought Catalog

    Bersandar pada tari warna pelangi

    Kau depanku bertudung sutra senja

    Di hitam matamu kembang mawar dan melati

    Harum rambutmu mengalun bergelut senda

     

    Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba

    Meriak muka air kolam jiwa

    Dan dalam dadaku memerdu lagu

    Menarik menari seluruh aku

     

    Hidup dari hidupku, pintu terbuka

    Selama matamu bagiku menengadah

    Selama kau darah mengalir dari luka

    Antara kita Mati datang tidak membelah

  20. 20. Di Antara Seribu Bintang - ENCEKUBINA

    Di antara seribu bintang yang bersinar di langit gelap,

    bisa kupastikan kamulah yang paling terang binarannya.

    Di antara seribu bintang yang bertahta di angkasa raya,

    ada kamu yang pancarkan adiwarna,

    kalahkan jutaan gulita.

     

    Maka, inginku menjadi pilot antariksa,

    yang akan terbang menuju luar angkasa,tinggalkan sejenak

    Tata Surya,dan singgah di Andromeda

     

    'Kan kutelusuri jagat raya'

    Tuk menjemput dirimu,

    satu-satunya bintang dalam hatiku

  21. 21. Sungguh Cinta - Riza AA

    Freepik.com/freepik
    Freepik.com/freepik

    Terang kilauan purnama, rembulan sempurna

    Menapaki jalanan bergandeng tangan

    Lembut dan hangat tergenggam jemari

    Mendebarkan sanubari, mencurahkan isi hati

     

    Sesekali berhembus lembut angin malam

    Beberapa kunang menari-nari bercahaya

    Burung malam bersahutan tanpa segan

    Menemani kami melintasi jalanan romantis

     

    Berhadapan badan, netra saling memandang

    Kukatakan aku sangat, sayang

    Janganlah pergi walau sesaat

    Karena tanpamu aku tersesat

    Itulah daftar puisi cinta yang romantis dan menyentuh hati. Kamu bisa mengirimkan puisi ini pada orang yang kamu suka untuk menggambarkan perasaanmu yang berbunga-bunga padanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More