Dalam dunia MBTI, ENFJ (Extraverted, Intuitive, Feeling, Judging) dikenal sebagai sosok yang karismatik, penuh empati, dan selalu ingin membantu orang lain berkembang. Mereka sangat peduli dalam hubungan, tapi terkadang bisa kecewa jika pasangannya kurang responsif terhadap perhatian mereka.
Sebagai individu yang romantis dan suportif, ENFJ membutuhkan pasangan yang bisa menghargai usaha mereka serta memberikan dukungan emosional. Kira-kira, ENFJ cocok dengan siapa? Yuk, simak ulasannya!
Apa itu kepribadian ENFJ?
ENFJ adalah individu dengan kepribadian yang terdiri dari extraversion, intuition, feeling, dan judging. Tipe kepribadian ini tergolong langka, hanya sekitar 2-5% dari populasi dunia.
Berdasarkan dimensinya, ENFJ termasuk dalam kategori extraversion, yang berarti mereka memiliki jaringan sosial yang luas dan mudah bergaul. Sifat intuition membuat mereka lebih tertarik pada konsep abstrak daripada hal-hal yang bersifat detail. Sementara itu, aspek feeling menunjukkan bahwa mereka lebih mengutamakan pertimbangan pribadi dalam mengambil keputusan.
Terakhir, karakter judging mencerminkan bahwa mereka lebih suka merencanakan sesuatu terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan.
Ciri-ciri kepribadian ENFJ
ENFJ dikenal sebagai pribadi yang hangat dan peduli terhadap perasaan serta nilai-nilai orang lain. Mereka cenderung tidak menyukai pendekatan yang terlalu analitis atau impersonal, karena lebih mengutamakan harmoni dalam setiap hubungan. Dengan keterampilan sosial yang sangat baik, mereka mampu menciptakan lingkungan yang penuh keharmonisan.
Selain itu, mereka suka menghadapi tantangan baru, tapi cukup sensitif terhadap kritik dan konflik. Kejujuran, loyalitas, kreativitas, serta imajinasi yang kuat juga menjadi bagian dari karakter utama mereka.
1. INFJ (Introverted, Intuitive, Feeling, Judging)
Jika kamu bertanya ENFJ cocok dengan siapa, jawabannya adalah INFJ. Keduanya memiliki kesamaan dalam intuisi dan perasaan, sehingga mampu memahami satu sama lain dengan baik. ENFJ yang ekstrovert dan suka bersosialisasi dapat membantu INFJ lebih terbuka, sementara INFJ yang introvert dan reflektif bisa mengajarkan ENFJ untuk lebih introspektif.
Dengan visi yang jelas tentang masa depan dan kepedulian terhadap orang lain, mereka mudah sepakat dalam banyak hal, menciptakan hubungan yang harmonis dan penuh empati.
2. ENFP (Extroverted, Intuitive, Feeling, Perceiving)
ENFJ juga cocok dengan kepribadian ENFP. Mereka sama-sama intuitif dan berorientasi pada perasaan, sehingga mudah memahami dan menghargai sudut pandang satu sama lain. ENFJ yang lebih terstruktur bisa membantu ENFP menjadi lebih disiplin, sementara ENFP yang spontan dapat mengajarkan ENFJ untuk lebih menikmati hidup.
Dengan sifat optimis dan kepedulian yang tinggi terhadap orang lain, hubungan mereka dipenuhi semangat dan kreativitas yang saling menginspirasi.
3. INFP (Introverted, Intuitive, Feeling, Perceiving)
ENFJ dan INFP bisa jadi pasangan yang cocok karena memiliki nilai yang mirip, seperti kepedulian terhadap orang lain dan keinginan untuk membawa perubahan baik. ENFJ yang ramah dan teratur bisa memberikan arah dalam hubungan, sementara INFP yang lebih tenang dan fleksibel bisa menyeimbangkannya. Karena sama-sama intuitif dan emosional, mereka bisa saling memahami dengan baik.
4. ESTJ (Extroverted, Sensing, Thinking, Judging)
ENFJ dan ESTJ bisa menjadi pasangan yang cocok karena keduanya sama-sama ekstrovert. Mereka juga memiliki sifat kepemimpinan yang kuat serta preferensi yang sama, jadi mereka mudah bekerja sama. Perbedaan keduanya justru bisa menjadi pelengkap.
ENFJ lebih berorientasi pada perasaan, sementara ESTJ lebih mengandalkan logika dan fakta. ENFJ dapat membantu pasangannya untuk lebih peka terhadap emosi orang lain, sedangkan ESTJ bisa mengajarkan ENFJ berpikir lebih kritis dalam mengambil keputusan.
Itulah pembahasan tentang pasangan yang cocok untuk ENFJ. Keempat MBTI tersebut bisa memberikan keseimbangan dan memenuhi kebutuhan emosional mereka. So, sudah nggak perlu bertanya-tanya lagi ENFJ cocok dengan siapa, ya.