Keuntungan menjadi selebgram ataupun figur publik memang banyak, tapi tentu juga ada risikonya, Bela. Seperti kabar terbaru yang membuat nama Raditya Dika tersangkut masalah fake endorsement. Informasi ini beredar setelah pemilik akun Twitter bernama Putu Reza mengunggah foto Raditya yang berfoto di belakang backdrop sebuah brand handphone yang lagi gencar-gencarnya berpromosi.
Pada foto yang diunggah Putu, Raditya terlihat seolah tengah berswa foto, namun ada seseorang yang memotretnya menggunakan kamera mirrorless. Banyak yang berspekulasi kalau Raditya sudah berbohong mengedarkan hasil foto selfie-nya di Instagram dengan mengaku fotonya tersebut adalah hasil kamera handphone yang bekerja sama dengannya, Bela. Tapi, bagaimana ya yang sebenarnya?
Tapi kasus seperti ini sebenarnya nggak hanya dialami Raditya Dika, sebab selebritas internasional ini pun pernah ketangkap basah melakukan fake endorsement, lho.
1. David Beckham
Beberapa tahun lalu, David Beckham pernah menjadi ambasador handphone Motorola. Di materi iklannya, David berkata “Saat kamu menggenggamnya, rasanya seperti kamu punya sesuatu yang spesial di tanganmu.” Tapi seorang paparazzi menangkap basah Beckham kalau ia memakai iPhone. Saat diwawancara mengenai kasus ini, Beckam berdalih kalau iPhone yang pegang tersebut punya temannya.
2. Oprah
Fake indorsement Oprah mirip banget nih dengan kasus Isyana (masih ingat nggak?). Ya ketika Oprah bekerjasama dengan Microsoft untuk mempromosikan produk laptop mereka ‘Microsoft Surface’, sayangnya Oprah justru bercuit di Twitter dan ketahuan kalau ia tidak sedang menggunakan laptop tersebut, malahan Oprah menuliskan di Timeline Twitternya menggunakan iPad.
3. Paris Hilton
Kejadian tahun 2008 ini ternyata membuat Paris Hilton sampai dituntut lho. Sebab, Paris Hilton yang telah bekerjasama dengan sebuah label hair extension ketahuan telah menggunakan rambut sambungan dari label kompetitor, Bela. Nggak heran ya kalau Paris harus menghadapi tuntutan, bukannya mempromosikan label yang bekerjasama dengannya, ia malah pakai label sang lawan.
Nah, bagaimana ya kelanjutan kasus Raditya Dika nantinya?