Tidak terasa, satu dasawarsa sudah Yura Yunita mengukir karya musik di Indonesia. Selama sepuluh tahun, Yura telah menyajikan lagu-lagu yang mudah relate dengan kisah percintaan maupun rasa kasih banyak orang.
Keberhasilan tersebut ia rayakan lewat konser tunggalnya bertajuk Bingah pada 2 Februari 2025 di Istora Senayan, Jakarta. Tidak seperti konser pada umumnya yang berlangsung malam hari, Konser Bingah dimulai pukul 15.00 WIB, sehingga seperti diperuntukkan bagi kaum millennial yang sudah mulai mudah mengantuk di atas pukul delapan malam.
Pada kali ini, tim Popbela berkesempatan menyaksikan konser Bingah yang ternyata sesuai dengan namanya. Bingah, yang artinya Bahagia dalam bahasa Sunda. Penuh dengan kemeriahan, intip keseruannya melalui artikel ini, yuk!
Menyuguhkan pertunjukan musik dengan konsep adat Sunda
Sebagai pencinta seni berdarah Sunda, Yura tak hanya menyajikan pertunjukan musik, namun juga menyampaikan kisah perjalanan kariernya dan pesan cinta kepada penggemarnya dengan menyisipkan sentuhan adat Sunda. Dengan set panggung yang megah dan tata cahaya yang semarak, konser Bingah berhasil membawa penonton ke dalam suasana yang menyenangkan.
Yura Yunita membawakan berbagai lagu andalannya yang telah menjadi favorit banyak orang, seperti "Berawal Dari Tatap", "Risalah Hati", "Harus Bahagia", hingga "Dunia Tipu-Tipu". Setiap lagu yang diiringi dengan aransemen yang berbeda, memberikan nuansa baru yang lebih emosional.
Selain dari segi musik, konser Bingah juga memanjakan mata penonton dengan tata panggung yang artistik. Konsep yang diusung cukup unik, karena menerapkan elemen adat Sunda yang juga sangat melekat dengan Yura Yunita dalam bermusik, ditambah permainan video visual yang harmonis dan penuh warna.
Kolaborasi kejutan di atas panggung
Salah satu momen paling mengejutkan dalam konser ini adalah kehadiran tamu spesial yang turut menyemarakkan panggung. Ruth Sahanaya, salah satu diva legendaris Indonesia, turut hadir sebagai guest star di konser Bingah. Momen yang paling mengharukan adalah ketika Ruth Sahanaya menyanyikan lagu Keliru bersama ibu Yura Yunita di atas panggung.
Yura mengungkapkan bahwa mengundang penyanyi senior yang akrab dipanggil Mama Uthe di konser Bingah adalah impian yang telah lama ia simpan untuk sang ibu. Kejutan tersebut sukses menciptakan momen emosional, tidak hanya bagi Yura dan ibunya, tetapi juga bagi seluruh penonton yang hadir.
Selain Ruth Sahanaya, konser ini juga semakin spesial dengan kehadiran Donne Maula, suami Yura Yunita. Donne dan Yura berduet menyanyikan lagu "Bercinta Lewat Kata" dengan penuh perasaan. Suasana konser pun berubah menjadi hangat dan romantis, dengan penonton yang ikut terbawa dalam alunan melodi yang syahdu.
Konser Bingah semakin semarak ketika Yura Yunita menghadirkan sederet musisi perempuan berbakat Indonesia untuk tampil bersamanya di atas panggung. Fathia Izzati, Idgitaf, Feby Putri, Misellia, Fanny Soegi, dan Salma Salsabil bergabung menyanyikan lagu "Tutur Batin", menciptakan momen yang penuh harmoni dan emosional.
Kehadiran Gempi menyanyikan lagu "Ajaib"
Semakin riuh, momen spesial lainnya terjadi di konser Bingah ketika Gempi tampil di atas panggung dan menyanyikan lagu "Ajaib" bersama Yura Yunita. Suasana konser seketika berubah menjadi lebih ceria dan penuh kebahagiaan.
Gempi berhasil menyulap panggung menjadi ruang yang dipenuhi senyum dan sorak-sorai penonton. Kehadirannya menambah warna tersendiri dalam konser Bingah.
Live perfomance lagu "Bandung" yang dipenuhi pertunjukan adat Sunda
Salah satu momen paling memukau dalam konser Bingah adalah saat Yura Yunita membawakan lagu "Bandung" dengan pertunjukkan yang penuh nuansa budaya Sunda. Seluruh lirik lagu yang menggunakan bahasa Sunda semakin memperkuat kehangatan dan kebanggaan terhadap budaya lokal. Terang saja, karena perempuan ini adalah kelahiran Bandung, 9 Juni 1991.
Live perfomance itu semakin megah dengan adanya tata panggung yang dihiasi adat Sunda. Mulai dari iringan musik tradisional hingga tarian khas yang menghiasi panggung. Perpaduan antara suara merdu Yura, lirik yang menyentuh, dan visual yang kaya akan budaya, menjadikan penampilan ini sebagai salah satu highlight dalam konser Bingah.
Yura Yunita ungkap akan rilis lagu terbaru
Dalam konser Bingah, Yura Yunita memberikan kejutan spesial dengan membawakan lagu terbarunya yang berjudul "Tanda" untuk pertama kalinya. Ia mengungkapkan bahwa lagu ini memiliki makna yang begitu mendalam baginya dan selalu teringat dalam pikiran.
"Aku akan rilis lagu ini dan baru pertama kali aku nyanyiin di sini. Entah kenapa, lagu ini juga selalu teringat dalam pikiran aku selama umrah," jelas Yura.
Yura juga menyampaikan bahwa "Tanda" akan segera dirilis dalam waktu dekat. Sontak, pengumuman tersebut menjadi kabar gembira bagi para penggemar yang sudah menantikan karya terbarunya.
Lantunan lagu "Merakit" yang penuh haru
Menjelang penghujung konser Bingah, Yura Yunita menghadirkan momen yang begitu menyentuh dengan membawakan lagu "Merakit" bersama para penyandang disabilitas. Penampilan ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan sebuah perayaan dan semangat pantang menyerah. Suasana konser jadi dipenuhi haru yang sangat menyentuh.
Pada akhirnya, Bingah ditutup sempurna lewat lagu "Dunia Tipu-Tipu", yang disambut dengan sorotan flashlight dari para penonton. Cahaya-cahaya kecil yang memenuhi venue menciptakan pemandangan yang begitu magis.
Selama tiga jam konser berlangsung, tim Popbela menyaksikan penampilan Yura yang begitu apik. Dari awal pertunjukan, penonton disuguhi dengan perfomance Yura Yunita yang memesona dan patut diapresiasi. Konser ini terasa penuh keakraban dengan interaksi antara Yura dan penggemarnya yang secara kompak menggunakan kaos bertulisan "Yura Yunited".
Apakah kamu salah satu penonton konser ini juga, Bela? Kita nantikan perilisan lagu "Tanda" dan konser Yura Yunita selanjutnya, ya!