Fakta Film 'Winnie The Pooh: Blood and Honey', Pooh Jadi Pembunuh

Pooh dan Piglet beraksi sebagai pembunuh berantai

Karakter Winnie the Pooh dari kartun yang menemani kita sejak kecil akan berubah menjadi sang penjahat. Ya, ini bukan Winnie the Pooh yang biasanya menghibur kita di TV, Bela!

Sisi gelap dari beruang Pooh dan teman babinya, Piglet, akan ditunjukkan melalui film terbaru karya sutradara Rhys Frake-Waterfield. Melalui wawancara dengan Variety, sutradara Rhys Frake Waterfield telah membahas kisah dari film adaptasi horror ini. Mari kita simak faktanya berikut ini. 

Kisah Winnie The Pooh: Blood and Honey

Sesuai dengan kisah kartunnya, film ini masih mengangkat tokoh Christober Robin sebagai teman masa kecil Winnie The Pooh. Namun, ia diceritakan terpaksa berpisah dengan Winnie dan Piglet karena harus melanjutkan perguruan tinggi. 

Piglet dan Pooh akhirnya kesulitan menjalankan hidup tanpa keberadaan Christopher Robin. Mereka mengamuk, menjadi jahat, dan kembali kepada sifat hewani mereka yang ganas karena harus berjuang sendiri.

"Mereka tidak diberikan makanan, maka menjadi liar karena harus berjuang sendiri. Mereka bukan lagi hewan yang jinak - menjadi beruang ganas dan babi yang ingin berkeliling dan mencari mangsa, " ujar sutradara Waterfield.

Pooh dan Piglet dikisahkan menjadi pembunuh

  • Share Artikel

TOPIC