Tutup
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
unfortunately

Walau Sama-sama Menyengat, Inilah 6 Perbedaan Tawon dan Lebah

Jangan sampai tertukar, ya!

Audia Natasha Putri

Memiliki perpaduan warna kuning dan hitam serta kemampuan menyengat, lantas membuat banyak orang menganggap lebah dan tawon adalah hewan yang sama. Jangan lupakan bahwa sering kali kita dibuat ketar-ketir saat bertemu mereka.

Meski keduanya tampak sama, namun jika menelisik lebih dekat, ternyata ada perbedaan signifikan antara lebah dan tawon. Perbedaan ini mencakup bentuk fisik, makanan, dan agresivitas.

Nah, supaya tak tertukar, yuk, kenali perbedaan lebah dan tawon melalui informasi di bawah ini, menyadur dari A-Z Animals.

1. Ukuran tubuh

Bens Bees

Dilihat dari penampilan dan corak warna, lebah dan tawon sama-sama memiliki kombinasi hitam-kuning yang cerah dan ngegat di mulutnya. Keduanya pun dilengkapi dua buah sayap untuk terbang.

Namun jika dilihat dari ukurannya, lebah cenderung lebih gemuk dan terdapat banyak bulu di hampir seluruh tubuhnya Sedangkan tawon bertubuh ramping dan memiliki sedikit bulu.

2. Fungsi dan manfaat

Britannica

Dalam bahasa Inggris, lebah adalah Bee dan tawon adalah Wasp. Lebah biasa dimanfaatkan oleh para peternak sebagai penghasil madu dan royal jelly. Dalam perkembangan dunia medis, kini lebah juga berperan dalam terapi pengobatan dan penyembuhan.

Sedangkan tawon adalah hewan predator yang memangsa hewan atau serangga lain. Mereka berperan besar dalam mengendalikan populasi hama. Karena itu, kini tawon diternakkan secara khusus sebagai pembasmi hama ramah lingkungan (bioinsektisida).

3. Makanan

AZ Animals

Sebagai penghasil madu yang manis, lebah memperoleh makanannya dengan mengonsumsi serbuk sari tanaman dan nektar pada bunga.

Sebaliknya, tawon merupakan serangga predator yang memangsa hewan atau serangga lain. Saat dewasa, tawon justru menjadi herbivora dan mengonsumsi nektar untuk mendapatkan gula.

4. Agresivitas

Excel Pest

Sebagai hewan berkoloni, lebah lebih sering berada dalam kelompoknya pada kesehariannya. Mereka cenderung tidak agresif dan tak akan menyengat apabila kita tak mengganggu sarang atau koloninya.

Sementara tawon lebih agresif dan tak segan menyengat korbannya apabila merasa terancam.

5. Sengatan

Pain Rankers

Untuk melindungi diri dan kelompoknya, lebah dan tawon menggunakan sengatan untuk melawan predator atau musuh.

Walau sama-sama bisa menyengat, keduanya akan mengalami efek yang berbeda setelah berhasil melumpuhkan musuh. Jenis lebah madu bisa langsung meninggal setelah menyengat, karena sengatannya tertinggal di targetnya. Sementara tawon bisa menyengat berkali-kali tanpa melukai dirinya sendiri.

6. Habitat

New Scientist

Lebah soliter atau lebah yang hidup tanpa koloni biasa hidup di lubang tanah atau kayu. Sementara lebah peternak seperti lebah madu biasanya akan membuat sarang berisikan madu bersama koloninya. Lokasi sarangnya pun beragam, mulai dari celah batu, lubang, dinding gedung, peralatan rumah tangga, bahkan baju kotor.

Sedangkan tawon membuat sarang sebagai rumah untuk reproduksi atau tempat berlindung koloninya. Mereka biasa membuat sarang di pohon, atap rumah, dan lain sebagainya.

Demikian informasi mengenai perbedaan lebah dan tawon. Jangan sampai tertukar lagi ya, Bela!

IDN Channels

Latest from Inspiration