Tutup
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
unfortunately

Bahaya! Inilah 7 Tanda Tubuh Kamu Kurang Gerak 

Apakah kamu sering mengalaminya?

Jennifer Alexis
Jennifer Alexis

Tubuh manusia tidak dirancang untuk diam dalam waktu lama. Oleh sebab itu, gaya hidup sedentari atau kurang gerak dapat membahayakan kesehatan kamu. Faktanya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurang gerak selama dua minggu dapat menyebabkan berkurangnya massa otot dan perubahan metabolisme.

Kamu perlu memperhatikan tanda-tanda tubuh kurang gerak untuk mencegah bahayanya. Berikut di antaranya:

1. Tidak memenuhi rekomendasi kesehatan global

byrdie.com

World Health Organization (WHO) menyarankan untuk melakukan aerobik dengan intensitas sedang setidaknya 150-300 menit per minggu. Sementara untuk latihan fisik intensitas tinggi, sebaiknya kamu menghabiskan waktu 75-150 menit per minggu. Jika kamu tidak memenuhi pedoman tersebut, kemungkinan besar kamu menerapkan gaya hidup sedentari dan kurang gerak.

2. Merasa lelah setiap saat

womenshealthmag.com

Kelelahan memang bisa berasal dari beberapa faktor seperti stres, pola makan yang buruk, dan ketidakseimbangan hormon. Meski begitu, kurang gerak juga dapat menyebabkan kelelahan ekstrem. Semakin sering kamu duduk atau rebahan, makin sering juga kamu merasa lelah. Ini karena organ tubuh seperti jantung, paru-paru, dan otot, mengalami dekondisi (berkurangnya fungsi tubuh).

3. Mengalami konstipasi

Berbaring atau duduk sepanjang hari dapat menyebabkan konstipasi. Saat kurang gerak, sisa makanan akan ‘menggenang’ di usus dan tidak tercerna dengan baik. Agar prosesnya berjalan lancar, maka kamu harus bergerak cukup, misalnya jalan kaki ringan atau melakukan peregangan.

4. Otot terasa kaku

Ahli kesehatan menyatakan bahwa otot mirip seperti karet. Semakin sering kamu merenggangkannya, maka otot semakin fleksibel. Sebaliknya, ketika kamu berhenti bergerak, otot juga akan ‘membeku’ atau tegang. Jika kamu sering merasa otot sering kaku, itu artinya kamu kurang gerak, Bela!

5. Kenaikan berat badan

Untuk menghindari kenaikan berat badan drastis, kamu harus membakar kalori dalam jumlah yang sama dengan yang kamu konsumsi. Namun, saat kurang gerak, asupan kalori akan tetap sama sementara energi yang dikeluarkan menurun drastis. Alhasil, kelebihan kalori tersebut akan tersimpan sebagai lemak di tubuh.

6. Sering merasa kehabisan napas

Saat kurang gerak, kamu akan sering merasa terengah-engah meski melakukan aktivitas ringan. Jika dibiarkan, ini dapat membuat jantung mengalami palpitasi dan memperburuk fungsi organ tersebut. Jantung dapat bekerja dengan baik ketika aliran oksigennya lancar. Namun, terlalu banyak berdiam diri akan mempersulitnya.

7. Susah tidur

womenshealthmag.com

Apabila kamu menghabiskan waktu lebih dari 11 jam sehari dalam mode “santai”, itu dapat berpengaruh pada kualitas dan kuantitas tidur. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa duduk atau rebahan secara berlebihan mampu meningkatkan risiko insomnia. Pada akhirnya, kurang tidur juga mengganggu metabolisme tubuh, melemahkan sistem imun, bahkan bisa menyebabkan kematian dini.

TOPIC

    IDN Channels

    Latest from Health